Cara Merawat Tanaman Strawberry di Dataran Rendah Terbaru

talitashare.com kini hadir dengan informasi yang update terkhususnya buat kalian yang sangat hobi sama yang namanya nanam. Seperti article ku sebelumnya yang bahas tentang Cara mudah menanam Tanaman Strawberry di kebun dan juga Cara mudah menanam tanaman strawberry di polibag dan pot Terbaru, maka kesempatan kali ini talitashare.com akan hadir dengan article menarik terkait Cara merawat tanaman strawberry pada daerah dataran rendah. Sebagai informasi tahap ini merupakan tahapan yang juga sangat penting dalam menunjang keberhasilan dalam menanam suatu tanaman. Tidak hanya tanaman strawberry saja yang memerlukan perawatan yang insentif tetapi hampir semua tanaman sangat memerlukan hal ini. Kecuali kalau kamu mau menanam tanaman yang mandiri atau bisa tumbuh dengan baik tanpa bantuan seperti halnya singkong.

Strawberry merupakan salah satu tanaman yang langka dan jarang ditemui di daerah. Hanya beberapa daerah saja yang dikenal sebagai penghasil tanaman strawberry. Misalnya talitashare.com senang untuk ceritakan salah satu kota central penghasil tanaman strawberry. Misalnya, Jika kita berkunjung ke swalayan dan supermarket di Surabaya, Sidoarjo dan Malang, dengan mudah akan ditemukan stroberi dalam sebuah kemasan. Jika dilihat labelnya ternyata buah itu buah lokal, bukan buah impor dan merupakan produksi petani stroberi Ciwidey di Kabupaten Bandung dan Malangbong di Kabupaten Garut. Ternyata ketika menjelajah sampai sentra produksinya, penyebarannya sudah sampai ke seluruh pelosok Indonesia, kecuali NTB, NTT.

Maka menurut sejarah nya sendiri tanaman strawberry masuk Indonesia pada tahun 1990-an. Strawberry merupakan salah satu jenis buah subtropika yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Meskipun strawberry merupakan buah subtropika, namun ternyata komoditas ini telah banyak diusahakan secara komersial oleh petani di Indonesia, khususnya petani di dataran tinggi.  Pada awal perkembangannya, usaha budi daya strawberry di Indonesia masih terbatas di daerah sentra produksi strawberry seperti Jawa Barat (Sukabumi, Cianjur, Cipanas dan Lembang), Jawa Timur (Batu) dan Bali (Bedugul), namun seiring dengan semakin meningkatnya permintaan pasar, usaha budidaya strawberry secara komersial telah diusahakan di beberapa daerah lain, seperti Brastagi, Garut, Magelang, dan Purbalingga.

Dari informasi diatas sobat sudah tahu beberapa daerah sentral penghasil tanaman strawberry dan sedikit informasi mengenai tanaman ini. Maka, kembali ke topik utama yaitu Cara Merawat tanaman strawberry pada daerah dataran dataran rendah. Sebagai berikut talitashare.com uraikan cara mudah dan simplenya sebagai referensi dan upaya dalam meningkatkan keberhasilan proses menanam tanaman strawberry sehingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Langsung saja kita simak pada uraian dibawah ini.

Cara Mudah Merawat Tanaman Strawberry Pada Daerah Dataran Rendah Terbaru


PENEMPATAN POT

Penempatan pot harus memperhatikan kondisi lingkungan tumbuh yang ideal dan serasi dengan keadaan sekitarnya. Dan yang lebih penting bahwa tanaman jangan langsung sinar matahari yang cukup untuk proses fotosintesis. cukup terkena matahari secara tidak langsung selama sebulan. setelah itu belajar adaptasi terkena sinar matahari kurang lebih 30 menit setiap pagi dari jam 07.00-08.00.

PENYIRAMAN

Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau, yakni pagi dan sore. Hal ini untuk menjaga kelembaban media, sehingga unsur hara dalam tanah bisa diserap oleh akar secara maksimal. untuk adaptasi semprotlah di pagi dan sore hari dengan air dingin/es selama 1 bulan penuh dan 3 hari sekali dibulan kedua.

PENYIANGAN

Gulma yang tumbuh pada permukaan pot harus segara dicabut, hal ini untuk menghindari saling berebut nutrisi dalam tanah dan juga meminimalisir terserangnya hama yang bersarang di gulma tersebut.

PEMUPUKAN

Seminggu setelah tanam perlu dilakukan pemupukan. Jenis dan takaran pupuk terdiri atas Urea 2 sendok teh + TSP setengah sendok teh + KCL setengah sendok teh per pot. Pemupukan selanjutnya dilakukan saat tanaman berumur 1 – 2 bulan setelah tanam dengan Urea setengah sendok teh + TSP 1 sendok teh + KCL 1 sendok teh per pot.

PEMANGKASAN

Pemangkasan dilakukan pada daun yang kering atau rusak. Tanaman yang terlalu rimbun juga harus dipangkas daunnya. Hal ini untuk merangsang pembuahan.

PENGGANTIAN POT DAN MEDIA TANAM

Penggantian pot dilakukan bila media tanam dalam pot sudah padat, akar sudah mulai ke permukaan pot dan pertumbuhan tanaman sudah mulai melambat bahkan tidak berbunga atau berbuah.

PERLINDUNGAN TANAMAN

Perlindungan tanaman meliputi penggunaan bibit yg sehat, sterilisasi media tanam, pemangkasan bagian tanaman yang terserang hama dan penyakit, penyemprotan pestisida secara selektif sesuai anjuran.

Nah uraian diatas merupakan proses perawatan tanaman strawbery pada daerah dataran rendah. Kalian bisa coba dan langsung praktekkan. Semoga informasi sekilas dari talitashare.com dapat membantu sobat semua dalam menyelesaikan tugas sehari hari. Talitashare.com ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat sobat semua!