Tips sederhana cara mudah mengupas dan memotong bawang merah agar tidak memedihkan mata

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kekayaaan alam yang begitu melimpah, ada banyak jenis rempah-rempah yang dapat kita jumpai di negara kita yang tercinta ini. Namun, pada kesempatan kali ini kita tidak membahas secara menyeluruh rempah-rempah yang ada di indonesia guys... Yappp, kita akan mengulas tentang salah satu rempah-rempah asal indonesia yang sudah umum dan sering dijadikan sebagai bahan penyedap makanan.. yaaa, bawang merah. Umumnya bawang merah ketika dikupas mengeluarkan gas yang dapat memedihkan mata yaa? Wahhh, tak heran pasti kebanyakan dari kita akan search nii, gimana sihh caranya supaya saat kita memotong  bawang, mata kita tidak pedihh???? 

Jangan risau, jangan galau.. Ada tips dari talita Cara mengupas dan memotong bawang merah yang tidak memedihkan mata, bisa ambil salah satu yaa guys yang menurut kalian masuk akal untuk di tiru, Saran dibawah ini talita dapat dari orang lain juga jadi kita akan saling berbagi informasi. Langsung saja, yukk simak uraian dibawah ini.   Cappp cussss....



Cara Mengupas dan memotong bawang agar tidak memedihkan mata yang mudah dan sederhana


Rendam bawang merah di dalam cuka sebelum dipotong



Cuka yang bersifat asam akan menetralkan asam yang keluar dari bawang merah saat dipotong. Anda juga bisa mengganti cuka dengan garam untuk dilarutkan ke dalam air. Cuka juga bisa dioleskan di atas talenan tempat bawang itu dipotong-potong. Garam bisa dioleskan juga di pisau yang digunakan untuk memotong bawang merah.

Gunakan Pisau yang Sangat Tajam Saat Memotong Bawang


Enzim yang terkandung dalam bawang dilepaskan saat sel mengalami kerusakan atau hancur. Nah, menggunakan pisau yang tajam akan memotong bawang menjadi lebih cepat, sehingga kamu gak perlu berlama-lama menghirup uap yang mengandung enzim tersebut. Hal ini juga mencegah mata perih lebih lama.

Masukkan bawang merah ke dalam kulkas sebelum dipotong-potong


Simpan bawang merah di dalam lemari pendingin minimal 15 menit sebelum diris-iris. Bawang merah yang dingin akan menyebabkan jumlah enzim yang bereaksi lebih sedikit sehingga air mata tidak perlu menetes. Ada keuntungan lain yang didapat saat bawang merah dimasukkan ke dalam kulkas. Aroma bawang merah yang menyengat akan berkurang juga.

Mengiris bawang merah di dalam air


Hati-hati saat Anda ingin menerapkan kiat ini. Bawang merah yang berada di dalam terasa lebih licin sehingga lebih sulit untuk dipegang. Caranya, masukkan bawang merah yang sudah dikupas ke dalam wadah berisi air yang ukurannya cukup besar sehingga talenan bisa masuk ke dalamnya. Kemudian iris-irislah bawang merah itu saat masih tenggelam sehingga senyawa belerang yang ada di dalam bawang tidak terbang ke udara. Mata Anda aman dari senyawa belerang yang membuat pedih.

Arahkan kipas angin ke tempat bawang diiris-iris


Sebaiknya mengiris atau memotong bawang di area yang udaranya bergerak, seperti di bawah atau di dekat kipas angin. Arahkan agar anginnya menjauhi uap bawang dari wajah kamu ketika memotongnya. Cara ini ampuh membuat gas yang dihasilkan oleh bawang menjauh dari mata kamu.


Udara yang mengalir dengan kencang bisa menerbangkan senyawa belerang yang keluar dari bawang saat diiris-iris. Letakkan kipas angin dan arahkan aliran udaranya ke talenan tempat bawang diiris. Dijamin mata Anda tidak akan merasa pedih karena senyawa itu tidak sempat masuk ke mata.

Bernyanyilah saat memotong bawang merah


Saat bernyanyi, orang biasanya bernapas lewat hidung lebih banyak daripada saat berdiam diri. Akibatnya, udara yang mengandung senyawa belerang yang keluar dari bawang akan tersedot masuk ke dalam hidung. Jumlah senyawa penyebab mata pedih itu pun tidak akan masuk ke dalam mata.


Selain itu, orang yang bernyanyi juga kadang ada yang bernapas lewat mulut agar bisa mengeluarkan nada yang panjang. Akibatnya udara yang mengandung senyawa belerang itu juga tidak sempat masuk ke mata. Kiat yang menyenangkan, bukan?

Potong Bagian Akar di Akhir Proses


Karena daging bawang merah berbentuk seperti tabung, memotongnya secara melintang akan mencegah mata kamu terasa pedih. Caranya mudah, sisakan bagian bawah bawang yang ada akarnya selama kamu mengirisnya. Cara ini cukup berhasil membuat air mata kamu gak perlu keluar. Memotong dengan cara ini juga dinilai cukup praktis dan cepat.

Nyalakan Lilin Saat Memotongnya


Saat sedang memotong bawang nyalakan lilin di dekat telanan, atau mengiris di dekat kompor panas. Gas yang dikeluarkan oleh bawang akan tertarik ke nyala api lilin. Panas api bisa menjauhkan belerang dari mata kamu. tapi kamu tetap perlu hati-hati dan tetap jaga jarak ya ketika mengiris bawang di dekat kompor.

Mengunyah Permen Karet


Mengunyah permen karet bisa menjadi cara mudah agar tidak menangis saat mengupas dan memotong bawang merah. Dengan mengunyah permen karet inilah, otot wajah dan mata akan bergerak dengan baik. saat otot wajah bergerak, hal ini akan mencegah mata pedih. Mengunyah permen karet juag akan membuat kamu lebih cepat menghirup uap bawang sebelum uap itu sendiri sampai ke mata kamu.

Menahan Roti di Mulut Saat Memotong Bawang


Banyak orang menyarankan untuk meletakan sepotong roti ke dalam mulut saat mengiris bawang. Ini akan membantu mencegah air mata saat memotong bawang. Caranya cukup mudah, kunyahlah roti perlahan-lahan dan biarkan roti berada dalam mulut kamu sebentar. Mulut kamu akan menjadi berair dan terasa agak sedikit tak nyaman, tapi tidak untuk mata. Mata kamu pun bebas dari rasa pedih dan berair.

Gunakan Kacamata Renang 


Jika kamu memiliki kacamata renang atau kacamata laboratorium yang cocok, coba deh manfaatkan untuk menghalau rasa pedih di mata saat akan memotong bawang. Menggunakan kacamata semacam ini akan membuat mata kamu aman dari gas bawang merah.


Namun, jika kacamata ini nggak pas di wajah kamu, maka percuma, gas bawang akan tetap bisa masuk. Jadi pastikan kacamata tersebut benar-benar kedap udara agar uap enzim dari bawah tak masuk ke mata.

Sebelum Mengiris Bawang Semprotkan Talenan dengan Air Cuka


Buat campuran air dan cuka dengan perbandingan 1:1 kemudian masukan ke dalam botol semprotan, lalu kocok-kocok hingga air dan cuka bercampur. Semprotkan campuran air dan cuka ke permukaan talenan, sebelum mengiris bawang. Campurkan air dan cuka tersebut dapat mengikat senyawa sulfur. Tapi, saat menyemportkan cuka jangan terlalu banyak ya, karena cuka bisa memengaruhi rasa bawang.

Usap Permukaan Pisau dengan Garam Sebelum Memotong Bawang


Ternyata garam bisa membantu menetralisir efek dari uap yang keluar dari bawang saat diiris. Jadi, keringkan saja pisau dan balurkan garam ke permukaan pisau. Hasilnya, bawang menajdi sedikit lebih basah, air mata pun jadi gak banyak keluar dan tentunya bisa menahan mata dari rasa pedih.

Benapaslah Dari Mulut dan Keluarkan Lidah Kamu Saat Memotong Bawang



Bernapas melalui mulut lalu menjulurkan lidah keluar akan membuat gas dari bawang mengarah ke lidah kamu yang basah. Saraf pengecap, yang terletak di dekat saraf kelenjar air mata akan terlewati, sehingga air mata tak akan keluar cepat dari mata. Namun, jika kamu lupa dan kembali bernapas dengan hidung, mata akan berkaca-kaca kembali dan air mata bisa keluar dengan cepat.

Bersiullah Ketika Kamu sedang Memotong Bawang



Bila kamu bersiul ketika mengiris bawang, kamu akan meniup udara jauh dari wajah. Bersiul juga akan menciptakan aliran udara yang cukup untuk mengusir gas bawang merah dari wajah kamu, sehingga uap enzim bawang tak akan mkencapai mata. Pilihlah nada siulan yang kamu sukai sehingga kamu tidak akan berhenti bersiul hingga selesai memotong bawang.

Gunakan Lensa Kontak Saat Memotong Bawang



Lebih baik gunakan lensa kontak saat mengiris bawang. Sebab, lensa kontak akan menciptakan penghalang antara permukaan mata kamu dan gas. Jadi jika disudutkan dengan pilihan lensa kontak atau kacamata, sudah jelas lebih baik lensa kontak dibanding memakai kacamata. Cara ini ampuh biar mata kamu gak berair saat menngiris bawang.


Bagi kalian yang memiliki saran lain, bagi juga dong buat talita. Bisa share di kolom komentar dibawah ini... Berbagi itu indah lohh.. Terima kasih sudah mampir di talitashare.com Semoga artikel ini bermanfaat! Gumawooo....