Cara membuat hidroponik dengan mudah secara lengkap

Semakin berkembangnya Ilmu pengetahuan dan teknologi, ada banyak kreativitas yang dapat kita lakukan dalam banyak bidang. Misalnya saja dalam bidang bidang pertanian yang akan kita ulas setelah ini. Teknologi yang canggih memacu kita semua untuk berfikir lebih luas, seperti pernahkah anda berfikir untuk membuat hidroponik? Mungkin beberapa dari kita belum mengetahui seperti apa hidroponik itu? Sebagai informasi Hidroponik ini adalah salah satu cara efesien dalam membudidayakan suatu tanaman seperti sayuran karena tidak membutuhkan lahan yang luas dan media tanam yang relatif tidak banyak sebab disusun secara rapi pada sebuah benda seperti pipa, botol bekas, atau media laiinya yang telah dibentuk sebelumnya, Tertark??? Ini merupakan kreativitas yang sudah mulai berkembang diindonesia. Kalau kalian masih bingung seperti apa hidroponik itu, Langsung saja yuk simak uraian dibawah inii dan juga bisa perhatikan gambar.


PENGERTIAN HIDROPONIK

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Setelah  tau  pengertiannya kita akan coba membuat hidroponik ini dengan menggunakan paralon. Alat-alat yang digunakan cukup sederhana dan gak ribet hanya saja diperlukan keterampilan tertentu untuk membuat hidroponik ini.

Tanaman sayur dan buah yang sehat dan segar saat ini sudah sulit ditemukan. Hal tersebut dikarenakan konsep bertani konvesional masih menggunakan pestisida untuk membunuh hama penyakit yang justru membawa dampak kurang baik terhadap tanaman yang disemprotkan itu sendiri. Namun sekarang, masalah tersebut sudah bisa diatasi dengan memanfaatkan teknik bertanam hidroponik. kita bisa melakukan hidroponik dengan berbagai media.

SIAPKAN  ALAT DAN BAHAN

Pada tahap pertama, pastikan kita sudah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat hidroponik vertikal dengan paralon yang akan menerapkan sistem NFT. Bahan-bahan dan alat yang diperlukan antara lain :
  • paralon berukuran 3 inchi, 
  • alat bor listrik, penyambung paralon, 
  • penutup paralon, 
  • l lem paralon,
  • gergaji pemotong paralon, 
  • selang, 
  • pompa aquarium, 
  • solder,
  • media tanam hidroponik, 
  • benih tanaman, dan 
  • wadah tanam dari gelas plastik.
Semua bahan tersebut akan diolah dengan bantuan alat yang juga telah disediakan, seperti paralon yang akan dipotong dan dibuat lubang. Kemudian paralon tersebut pada satu sisi harus ditutup dengan penutup paralon dan sisi satunya lagi diberi sambungan paralon agar membentuk jalur air yang mengarah ke paralon lain.


Pembuatan Lubang Pada Paralon

Proses selanjutnya dalam cara menanam hidroponik dengan paralon, Kita akan melubangi paralon dengan mesin bor, dilanjut dengan pembuatan jalur air. Apabila ini merupakan kali pertama mencoba, disarankan untuk membuat dua jalur dulu saja menggunakan dua paralon .

Pada pembuatan lubang mesin bor, kita perlu juga menyiapkan alat pelubang mesin bor dengan ukuran yang sama seperti diameter gelas plastik. Beri jarak per 20 cm pada setiap lubang agar ketika tanaman tumbuh besar tidak akan berhimpitan dengan tanaman di sebelahnya.

Kemudian, setelah dua paralon dilubangi dan disamakan panjangnya, kita harus menutup salah satu lubang dengan penutup paralon, dan sisi lain dipasangi penyambung paralon. Pada paralon yang telah disambung, sisi lainnya juga ditutup dengan penutup paralon. Atau kita bisa menutup kedua paralon dengan sambungan agar air dapat melakukan sirkulasi putar.

Membuat Lubang pada Gelas plastik

Gelas plastik yang akan dilubangi kita samakan dulu jumlahnya dengan lubang yang ada pada paralon. Sebelumnya, Anda perlu mengingat untuk membiarkan satu lubang terbuka. Lubang yang dibiarkan kosong tersebut nantinya akan digunakan untuk pemberian nutrisi hidroponik buatan sendiri dalam bentuk larutan cair.

Selanjutnya kita sudah bisa melanjutkan cara membuat hidroponik dengan paralon dengan membuat lubang pada gelas plastik. Panaskan solder listrik, kemudian buat lubang-lubang kecil pada bagian bawah dan sisi gelas. Apabila semua gelas dengan jumlah yang sesuai dengan lubang pada paralon telah dibuat, sekarang kita bisa melanjutkan ke tahap semai benih.

Penyemaian Benih.

Media tanam yang bisa dipakai di dalam cara membuat hidroponik menggunakan paralon ini bukan hanya satu, tapi lebih baik kita gunakan busa saja dikarenakan mampu menyerap air lebih lama. Ambil beberapa buah busa (seperti busa sofa), lalu potong kotak ukuran sedang atau disesuaikan dengan ukuran gelas. Pastikan busa tersebut bisa masuk ke dalam gelas plastik.

Langkah berikutnya, kita selipkan benih tanaman ke dalam busa. kita bisa menanam beberapa jenis tanaman sekaligus. Setelah benih sudah disisipkan ke dalam busa, selanjutnya langsung saja kita masukkan potongan busa yang telah berisikan bibit tanaman ke dalam gelas plastik. Masing-masing gelas dimasukkan satu busa saja.

Pemberian Nutrisi rutin.

Setelah melewati proses keempat atau penanaman benih, sekarang kita bisa langsung tuang air bersih yang belum bercampur dengan senyawa kimia ke dalam paralon lewat lubang paralon yang sengaja dikosongkan. kita bisa menggunakan selang dengan pompa untuk memasukkan air ke dalam paralon. Yang perlu diingat adalah tinggi air jangan sampai memenuhi paralon. Pastikan ada sisa ruang agar tanaman juga memperoleh oksigen.

Selanjutnya, kita hanya perlu menunggu beberapa hari hingga tanaman mengalami pertumbuhan vegetatif atau generatif. Apabila sudah tampak tumbuh, berikutnya kita sudah bisa memberikan larutan nutrisi yang telah dibuat dan siapkan secara rutin setiap hari. Jangan sampai tanaman tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhannya. Tunggu sekitar satu bulan atau sesuai dengan fase panen dari masing-masing jenis tanaman hidroponik yang kita tanam.

Nah, itu adalah uraian lengkap pembutan hidroponik menggunakan pipa atau paralon. Ada banyak kreativitas lainnya yang bisa kita kembangkan. Jangan ragu untuk berkreativitas, siapa tahu saja kreativitas kita itu akan membuahkan hasil yang tidak kita sangka sebelumnya. Terima kasih sudah mampir dan membaca artikel talita, semoga bermanfaat. Terima kasih.