Resensi Novel Humor karya Abdul Mutaqim "Rehat bersama kiai kocak" lengkap

Hallo guys.. Siapa yang suka baca novel? Hmm inii bagi kalian yang lagi suka banget dan cari novel khusus nya bergenre humoris baca aja nih salah satu novel dengan judul "Kiai Kocak" dari pengarang Abdul Mutaqim.. Jangan khawatir kalian bisa baca terlebih dahulu resensi nya sebelum membaca novel tersebut. Resensi lengkap dari Talita inii real Talita ambil dari novel tersebut lohh.. Yapp, buku inii lucu banget.. Mau tau resensi nya .. Silahkan baca uraian dibawah ini yakk...


UNSUR RESENSI NOVEL

Judul buku : Kiai Kocak

Data buku :

  •  Judul buku ; Rehat Bersama Kiai Kocak Ronde #4 Perempua-perempuan Sang Kiai
  •  Pengarang : Abdul Mutaqim
  •  Genre : Komedi
  •  Penerbit: Salsabila
  •  Tahun terbit : 2016
  •  Halaman : 2014 Halaman
  •  Tebal buku : 13,5 x 20,5 cm
  •  Harga buku : Rp. 30.000
  • ISBN : 978-602-1695-31-9

A. Pengarang buku :
   Abdul Mutaqim. Lahir di Bogor 1972 Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1999. Ini buku ke-3nya setelah buku rehat bersama Kyai Kocak, Indie Publishing 2011 dan RBBKK2: Puasa Kompak Lebaran 2 Shift, Jakarta, Halaman Moeka Publishing, 2012.

B. Sinopsis Novel :
  Ehm...Kali ini kii Adung lebih sering bermasalah dengan “masalah” perempuan. Mengapa? karena persoalan perempuan adalah persoalan hidup. Tak ada hidup jika tiak ada perempuan. Swit swit! Terlebih,persoalan perempuan hampir menyentuh semua aspek kehidupan. Mulai dari urusan “mempercantik diri” sampai urusan agama pun juga melibatkan perempuan-perempuan yang dihadapi Kiai Adung kali ini adalah perepuan “liberaliyah”.
Dibantu Nyai dan Syifa, istri dan anaknya, Kiai Adung menjadi Trio Kocak yang lihai membuat gerombolan Liberal mati kutu.

C. Isi novel :
      Buku ini menjadi salah satu cara untuk memberikan pemahaman sekaligus penyangkalan bagi pemikiran Liberal. Isi Novel tersebut terdiri dari 35 cerita :

  1. Alis
  2. Langgam nyentrik
  3. Camping with kiai adung
  4. E-mail
  5. Shalat di mars
  6. Anjing,detergen,dan cairan pencuci piring
  7. Tangan kiri
  8. Punuk unta
  9. Jilbab lebar
  10. Bahasa arab
  11. Diem dieman
  12. Sertifikat
  13. Rokok
  14. Sebelas dua belas
  15. Teler LBGT
  16. LBGT dan geng kocak
  17. Anti surga pro neraka
  18. Umrah
  19. Tengkurap
  20. Ibu madrasah
  21. Jum’atan
  22. Mobil tinja
  23. Anjing
  24. Bir
  25. “janda” boliwud
  26. KTP islam
  27. Sinterklas
  28. Mengandung
  29. Pilot
  30. Kaset polusi
  31. Mukena
  32. Tamu 3 ronde
  33. Disuruh pindah
  34. “solawatan” natalan
  35. Gagalpaham

D. Susunan kerangka novel :

Alis
Kiai Duung kedatangan seorang perempuan muda dan cantik. Penampilan keren dan modis.
Setelah suasana agak mencair,perempuan itu bertanya tentang hukum mencabut dan mencukur bulu alis pertanyaan klasik tapi selalu baru bagi perempuan.

Lenggam Nyentrik
Kiai adung bertemu empat orang tamu “nyentrik”  yang berkunjung tiba-tiba.Tamu nyentrik? begitu nyentriknya tamu-tamu itu bikin mulut Kiai kolot itu menganga pas tamu nyentrik itu ditanya dari mana,mereka mengaku temannya Bang Vaza.

Camping with Kiai Adung
RBBK ngadain kemping. Tahu kan RBBK? RBBK itu kependekan dari Rehat Bersama Kiai Kocak. Grup pembaca buku Kiai Kocak gabung di komunitas RBBK.
Nah,kali ini mereka ingin kemping bareng Kiai Adung. Katanya sih,supaya lebih akrab. Lokasinya di Cibodas. Kiai Adung dan keluarga diundang sebagai tamu kehormatan.

E-mail
Temen Gege rupanya dosen IT, ahli imel,ahli pesbuk, ahli twitter, pokokya segala urusan yang berkaitan dengan teknologi informatika dan urusan internet dia ahlinya.
“Kiai,boleh saya minta alamat imel?” pinta Yayah Khoariyah, nama teman Gege itu di sela-sela obrolan.

Shalatdi Mars
“Begini ,Nyai, Kalo seumpama saya salat di planet Mars,arah kiblatnya kemana ya?”
Twew!
“Lha,soal ora penting ditanyain.”
“Lho,,siapa tau suatu saat  ke planet Mars, Nah'

Anjing, deterjen dan cairan pencuci piring.
Kiai adung rada rada keki, tanya jawab usai pengajian di komplek ibu  ibu jeng meno. Kiai adung menangapi pertanyaan dari ibu yang mengaku pakar kesehatan soal mencuci yang dijilat anjing.

Tangan kiri
Ramandonita kumesi tertawa terbahak-bahak. Wanita itu merasa berhasil menjadikan kiai adung bahan tertawaan yang renyah soal setan dan tangan kiri. Tapi bukan kiai adung namanya kalo jika tidak bisa mengembalikan siapa yang akan  menjadi bahan tertawaan.

Punuk unta
Zaman semakin modis. Jilbab juga dimodis modiskan. Alasan sederhananya, jadi dua-duanya dapet, modisnya juga dapet, lalu alasan sederhana itu diperkuat dengan alasan lain yaitu menjadi muslimah yang istiqomah menjaga aurat tetapi tetap cantik dan modis.

Jilbab lebar
  Salah satu korbannya adalah kuping syifa menjadi terasa panas. Jilbab diadili beramai-ramai secara tidak perposional, bahkan dituduh sebagai wujut keterbelakangan dan anti kebebasan. Sialnya,syifa juga merasa diadili karena jilbab lebar yang dikenakannya. Mata-mata peserta diskusi dan pembicara seakan memberinya label sebagai perempuan terbelakang dan terbelenggu.

Bahasa arab
“jangan! Mahkamah itu bahasa arab juga,mpok!”
Brasak gedebugh!
Liamu sumidah njorogin ak kyiong masuk got.
Bhahahaha.
‘’udah,koh!ngomong sama kiai ini,bikin nafas kita sesak”celetuk liamu sumidah.

Diem-diemen
Ini kisah “kisruh”rumah tangga Kiai Adung, Nyai dan anaknyya Syifa. Suatu kali, Kiai Adung dan Nyai lagi diem-dieman. Biasalah tidak selamanya rumah tangga mesra melulu. Adakalanya berdwbat karena sebab-sebab sepele.
Karena sebel, nyai curhat pada Jeng Meno Retno, Yusman, Greiche, Sayyidah, dan Rani, temen-temen curhatnya.

Sertifikat
“Papih,aku lulus testing,Pih.Nih,sertifikatnya!”
“Wah,keren yayang Papi. Dikasih pigura sertifikat. Pajang di ruang tamu, biar pada tau mami adalah ahli kecantikan bersertifikat.Keren,kan?”

Rokok
“Maaf nih, Kiai. Kira kira disurga ada rokok enggak Kiai?”
Twew
Kiai Adung melongo.
“Ada enggak,Kiai?
‘Aduh maaf ye, Bu Kesih ane belom nemuin riwayat di surga disediakan rokok.”
“Mestinya ada Kii,”kata Bu Kesih ngotot.

Sebelas Dua Belas
“Ente serius?” kata Kiai Adung. "Serius. Ibaratnya, otak saya dan otak lakki-laki itu seperti anak kembar.”
“Sebelas dua belas dong.”
“Ya,Kira-kira begitu.”
Gubrak!Kiai Adung ngikik tambah kenceng. Nyai ikut-ikutan ngikik.

Telor LGBT
“Itu,tu,oom.Yang om Guntur bilang,manusia engga akan punah hanya gara-gara suka sesama jenis dilegalkan. Berarti menurut Om perempuan boleh nikah sma perempuan dong Omm?
“Hush!Syifa,kan,belom ngerti,masih imut. Syifa belum paham urusan orang dewasa kayak Om omongin ini.”

LGBT dan Geng Kocak
Saat personil LGBT sedang naik daun, dan para pembelanya mengoceh membabi buta untuk memberi pembenaran.
Satu kali, kiai adung dan nyai pernah menguping perbincangan mereka itu diberanda rumah.
“emang, siapa sih, yang bialng allah tidak mengharamkan el-be-ge-te?”tanya empi, anak uztasah dari jurang mangu.
Anti surga pro negara
“lho, kamu bilang, surga itu universal. Surga milik semua umat beragama. Bukan cuma umat islam yang berhak masuk surga. Masa anak ITJ enggk boleh masuk surga bareng kamu. Mereka, kan, islam.emang surga milik emak kamu?’’

Umrah
“terus, bapak mau kemana?’’tanya kiai adung.
“ke eropa, mau seminar sekalian liburan.”
“batalin aje,pak!”kata kiai adung lagi.
“lho,apa urusan bapak nyuru saya batalin urusan saya?”
“lebih baik duit biaya perjalanannya di bagikan kepakir miskin!”
Gubrak!
Lho saya ini biaya lembaga. Bukan pake uang pemerintah atau uang rakyat.
“lha,teman saya ini,umrah pake uang sendiri pak bukan pake uang bapak!”
Gubraak!
Wkwkkw.

Tengkurap
“tuh liat, kaya orang disebelah kita, pake sorban.sorban,kan,,budaya arab. Tidak penting itu.” katanya lagi sambil memberi isyarat menunjuk kiai adung.
Merasa ditunjuk,kiai adung kambuh penyakit jailnya.
Tengkurap,lu,sekarang!’’pinta kiai adung.

Ibu madrasah
“tuh,makanya jangan ge-er dong kiai. Ternyata wanita itu adalah madrasah pertama bagi anak-anak. dimana posisi laki-laki dalam ungkapan itu,dibawa kan? Makanya saya mendukung kesetaraan gender, hidup gender!’’teriak si enong.

Jum’atan
‘’heh markasut,muslim cerdas itu bukan ninggalin jumatan cuman buat nolong orang nabrak lari. Tapi dia punya solusi, biar tetap bisa nolong orang, jumatannya juga dapat.

Mobil ninja
“hey jeng, sekarang coba jawab yang jujur. Menutur jeng ningnong, mana yang lebih baik, pejabat yang kata katanya kasar tetapi bersih, atau pejabat santun tetapi korupsi?’’

Anjing
Kata syahbani lagi,orang itu dinilai diakhir hidupnya. Belum tentu akhir hidup seorang kiai husnul khotimah.
Twewewe!
‘’iangat kaga jeng-jeng semua,ada hadisnya/lho. kata nabi, ada pelacur masuk surga karena ngasi minum anjing”celetuk jeng muliah,sekutu syehbani.

Bir
Salahnya bir dimana?
“iye juga sih. bir kagak salah. yang salah yang minum.’’
‘’jangan salahin bir juga. bir sama yang minum kagak salah!”

“janda’boliwud’’
Syifa cekikikan. Syifah tahu kemana arah omongnya abihnya itu. soalnya syifa sempat berowsing, siapa sih si janda itu, eh abu janda itu. namun saat syifah membaca salah satu postingan si uztat soal surat al-iklahs, shifah tidak tahan menahan geli.

KTP islam
“nama saripin, agama islam’’.
Islam,kan?’’
‘’iye,bener.tapi di ktp,agama si mas tertulis ‘islam’. bukan islam Nusantara!’’

Sinterklas
Kata cerita kiai agung, sisinterklas terus saja nyerocos menumpahkan ketidaksukaannya. dia bahkan membandingkan fitrah orang-orang mulia yang berjenggot. kata sinterklas,setahu dia, nabi Muhammad Swt saja memelihara jenggot.

Mengandung
Padahal bagi seorang muslim,soal makanan itu prinsip. Bukan sekedar rasanya yang lezat, begizi atau higienis, tetapi status halalnya nomor satu. Karena itu, meskipun makanan itu kerasa kelezatannya sampai ke ubunn-ubun’bergizi tinggi dan higyenis,tetpi jika jelas-jelas haram, maka makanan itu makanan sampah.

Pilot
  ‘’ yang milih pilot itu maskapai, syahbani! Di akhirat nanti, situ kagak bakal ditanya soal milih pilot. Itu bukan tanggung jawab elluu, ngerti kagak?!’’

Kaset polusi
Kiai Adung dipanggil ke kelurahan. Apa pasalnya? Dalam surat panggilan yang ditandatangani pejabat kelurahan, dijelaskan bahwa mushalla Kiai Adung masih memperdengarkan suara dari Timur Tengah saat menjelang maghrib dan subuh dan dianggap mengganggu.

Mukena
Nyai ngibrit pulang sambil nekep mulutnya memakai jilbab besarnya untuk nahan ketawa yng nyaris pecah. Saking buru-burunya,nyai lupa membawaa belanjaannya ditukang sayur. Sementara itu, Syahbani semaput sendiri.

Tamu 3 Ronde
Jreng jreeeng! Perseteruaan.
Jeng Syahbani, Jeng Ningnong dan Jeng Muliha mendatangi “sarang tawon” alias rumah Kiai Adung Mereka bertiga bermaksud membuka diskusi.

Disuruh Pindah
Wkwkwkwkwkw. Gara-gara soal ucapan Natal berlanjut sampe telepon-teleponan dan berujung pengusiran.
Kiai Adung diusir. Bhihihihi

Solawatan Natalan
Setahu Kiai Adung “Shalawatan’ bagi yang gemar melatunkannya, memang tidak sekhusus shalawat. Dia dilantunkan kapan saja dan dimana saja, asalkan masih pada tempat dan waktu yang mulia,seperti majelis-majelis ilmu, saat-saat menunggu salat atau menunggu jamaah ngumpul ketika memulai pengajian.

Gagalpaham
Hari itu hari yang istimewa. Kiai dan Nyai Adung kedatangan tamu. Sudah lama sekali mereka tidak bersuara.Masing-masing mengurus perabotan rumah tangga dan urusan pekerjaan. Saat banyak perubahan satu sama lain.

Kelebihan buku :
      Kelebihan dari novel ini adalah dari isi yang disampaikan pada buku ini,banyak memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan agama maupun pesan moral. Selain itu novel ini juga menjadi salah satu cara untuk memberikan pemahaman sekaligus penyangkalan bagi pemikiran Liberal.

 Kelemahan buku :
      Kelemahan pada novel ini mungkin hanya pada penggunaan bahasa. Penggunaan bahasa pada novel ini tidak menggunakan bahasa sehari-hari sehingga tidak semua perkataan yang ada di buku ini mudah dimengerti.

Kesimpulan :
      Kesimpulan dari novel ini adalah Novel ini memberi banyak informasi mengenai Agama islam serta salah satu cara untuk memberikan pemahaman sekaligus penyangkalan bagi pemikiran Liberal, dengan secara tidak langsung disampaikan pada novel ini, jadi para  pembacanya tidak  bosan, karena penyampaiaannya menggunakan kisah-kisah yang lucu.

 Saran :
      Sebaiknya penggunaan kata-kata pada cerita menggunakan bahasa sehari hari agar muda dimengerti oleh pembacanya.
Dengan menggunakan katakata yang sederhana pembaca akan lebih memahami isi cerita.

Nah setelah mengetahui resensi novel 'kiai kocak" kalian sudah dapat gambaran yaa bagaimana novel tersebut diceritakan. Nahh terima kasih sudah membaca resensi novel inii.. Selamat membaca novel..🤣