Kota wisata Jembatan ampera palembang

Ceritaku di Kota Wisata Palembang

Seputar tempat wisata menarik kali ini, talita mau berbagi pengalaman sewaktu talita berkunjung ke pulau Sumatera tepatnya provinsi Sumatera Selatan dengan ibu kota Palembang. Latar belakang talita berkunjung ke kota ini, Sebenarnya bukan untuk tujuan rekreasi atau jalan-jalan dan tidak juga bersama keluarga, tetapi kami menghadiri gelar inovasi yang diikuti oleh semua SMK PP yang ada di indonesia, kami mewakili dari kalimantan timur. Sungguh suatu hal yang membanggakan!


Anggota kami terdiri dari 20 orang siswa termasuk saya dan 2 pembimbing. Selama beberapa hari kami ikut berpartisipasi dalam lomba dan turut membuat stand untuk mempromosikan produk hasil olahan sekolahan kami. Setelah melewati masa-masa tegang menghadapi lomba akhirnya, kami pun diajak untuk berjalan-jalan keliling kota palembang. Wah, ini adalah salah satu hal yang talita tunggu-tunggu. Salah satu yang ingin talita ceritakan dari perjalanan ini adalah ketika kami berhenti di salah satu tempat yang mungkin tidak asing lagi bagi kalian semua. Sesuai dengan judul diatas, yapp.. Jembatan ampera palembang, tempat ini merupakan salah satu tempat yang telah menjadi rencana kami untuk dikunjungi sebelum tiba di kota ini.


Sekilas tentang jembatan ampera, adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan Ampera, yang telah menjadi semacam lambang kota, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Adapun jembatan ampera memiliki ciri fisik yaitu :

Panjang                     : 1.117 meter (bagian tengah 71,90 meter)
Lebar                         : 22 meter
Tinggi                        : 11.5 meter dari permukaan air
Tinggi Menara           : 63 meter dari permukaan tanah
Jarak antara menara   : 75 meter
Berat                          : 944 ton

Satu hal yang perlu kalian tau bahwa Jembatan Ampera merupakan jembatan kebanggaan masyarakat Palembang, Sumatera Selatan dan menjadi Trade Mark bagi kota Palembang. Mengapa demikian? karena Keberadaan jembatan tersebut sangat penting untuk menghubungkan daerah ulu dan ilir sehingga transportasi menjadi lancar dan otomatis juga memperlancar kehidupan ekonomi.

Transportasi yang gak kalah penting dan sangat berbeda dengan tempat lainnya adalah dengan menggunakan Perahu ketek sebagai salah satu transportasi warga yang bisa mengantar hingga ke pelosok kampung melalui anak-anak sungai musi. Sayangnya, ketika itu kami tidak sempat untuk mencoba perahu ini dan hanya memandangi lingkungan sekitar.

Hal lain lagi yang kami dapat adalah ternyata Jembatan Ampera yang sangat kokoh berdiri di atas sungai musi menjadi sarana bagi warga setempat untuk mengais rejeki sehari-hari. Mulai dari tukang fotografer dengan Ampera sebagai objek bidikannya, penarik perahu ketek yang mengantarkan seseorang yang ingin berkeliling sungai musi, hingga para awak media dari belahan nusantara yang ingin mengabadikan kemegahan jembatan dengan singkatan Amanat Penderitaan Rakyat. Terdapat juga berbagai pedagang kuliner yang menjual makanan dan minuman segar seperti cendol, es teller, es campur, es kelapa muda dan lain sebagainya. Gambar dibawah ini adalah gambar selama kami menikmati pemandangan sekitar jembatan ampera.



Berbagai aktivitas yang dilakukan masyarakat setempat telihat sangat nyata mulai dari pedagang di Pasar 16 Ilir, hingga bongkar muatan perahu jukung dari pelosok desa dari berbagai kabupaten di Sumatera Selatan menjadi pemandangan sehari-hari. Maklum, Palembang memang terkenal sebagai kota dagang baik nasional maupun internasional. Beragam hasil bumi dan kerajinan masyarakat Palembang mudah ditemui di kota mpek-mpek ini.

Kami menyusuri jembatan ini dengan menggunakan bis kecil pribadi, angin yang semilir dan pemandangan sungai yang indah merupakan suatu alasan mengapa banyak orang berkunjung ketempat ini. Hanya saja kami tidak bisa mengunjungi nya pada malam hari karena harus mempersiapkan hari esok. Pada malam hari pemandangan jembatan ampera menjadi lebih indah daripada siang hari. Mengapa? karena pada malam hari akan ada lampu-lampu yang cantik yang akan menghiasi jembatan ampera. Wahh, patut bangga sekali warga masyarakat Palembang memiliki tempat wisata seperti jembatan ampera. Suatu saat nanti kami akan berkunjung lagi ketempat ini.


Bagi kalian yang ingin pergi ke kota palembang dengan tujuan tertentu baik bersama keluarga, teman atau rekan sekerja, ayo luangkan waktu untuk datang ke tempat in. Sekian cerita ku, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia. Terima kasih!
Salam sukses!