Cara memelihara ikan hias dalam aquarium

Ada banyak orang yang memelihara ikan karena hobby dan memang adalah suatu kesukaan. Tapi ada juga yang sudah kapok yaa dalam memelihara ikan karena sering tidak berhasil dengan kata lain ikan nya sering mati. Sebenarnya memelihara ikan dalam aquarium itu tidak terlalu sulit kok sobat.. 


Kita hanya perlu sedikit pengetahuan mengenai jenis, sifat dan habitat si ikan dan juga keteraturan dalam hal memberi makan, menggantikan air dan lain-lain. Nah kesempatan kali ini talita mau share gimana sih caranya memelihara ikan dalam aquarium??? Apa saja yang perlu diperhatikan? Lihat yuk uraian dibawah ini.

Cara memelihara ikan di dalam aquarium

Sesuaikan jenis ikan.

Menyesuaikan jenis ikan dan mengenali jenis ikan tersebut merupakan faktor paling utama dalam memelihara ikan dalam aquarium. Jenis ikan hias yang akan di pelihara harus sesuai penempatannya. Terkadang ada ikan yang sangat agresif dengan ikan lainnya, maka ikan ini harus dipisah dari ikan yang tidak agresif. Karena ikan hias juga bisa agresif  seperti louhan,arwana, piranha, oscar. Nah perlunya memisahkan jenis ikan diatas dan jangan mencampur dengan ikan lain. Ikan yang agresif juga tidak disarankan untuk dicampur bersama ikan teritorial. Kecuali, dalam aquarium yang relatif berukuran besar dan ada banyak karang. Tempatkan ikan berdasarkan jenisnya, agar tidak berkelahi saat dijadikan satu.

Jika ada ikan yang dalam kondisi tidak sehat karena jamur, cacing dan white spot segeralah untuk memindahkannya dari aquarium dan lakukan pertolongan pada ikan tersebut. Pengobatannya dapat menggunakan arak merah pada bagian yang terluka. Ikan tersebut hendaknya tidak lagi dicampurkan dengan ikan yang sehat lainnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan mencampur ikan yang memiliki ukuran relatif besar dengan ikan yang berukuran kecil.

Ukuran aquarium yang sesuai

Dalam memelihara ikan, ukuran aquarium yang sesuai sangat penting bagi kelangsungan hidup si ikan. Maka, sesuaikan ukuran aquarium dengan ikan hias yang dipelihara. Perlu diperhatikan juga untuk menyesuaikan jumlah ikan dalam satu aquarium, jangan sampai terlalu sesak yang menyebabkan ikan-ikan akan mudah mati.

Habitat Ikan

Untuk dapat memelihara ikan dengan baik habitat ikan sangan perlu di perhatikan. Pemeliharaan ikan yang hidup dengan air yang deras seperti platy, koki dan dollar maka menggunakan filter yang dapat menyembur air yang mengalir. Sedangkan untuk ikan yang biasanya hidup pada air tenang seperti gurami mini, manfish, oscar, sepat mutiara dan juga lohan, maka di depan semburan di beri berupa batu atau karang sebagai pembatas. Hal tersebut dilakukan agar arus air tidak mengalir terlalu deras. 

Hal lainnya adalah pencahayaan, Banyaknya penyinaran tergantung jenis ikan. Ada ikan yang suka akan cahaya namun, ada juga ikan yang tidak suka dengan banyaknya cahaya. Seperti ikan neon tetra, dapat hidup dengan baik pada pencahayaan yang tidak terlalu terang.

Makanan Ikan

Makanan ikan adalah asupan bagi ikan agar tetap hidup. Pemberian makanan harus tepat sesuai jenis ikan. Makanan ikan terbagi menjadi 3 kelompok yaitu carnivora, herbivora, dan omnivora. Kita harus tahu makanan yang cocok dan sesuai dengan ikan yang akan kita pelihara.  Pemberian makan pada ikan harus dilakukan secara teratur dengan pemberian nya dalam jumlah kecil tetapi sering. Hal ini juga bermanfaat pada aquarium agar tidak cepat kotor karena pemberian makanan yang terlalu banyak dengan adanya sisa dari makanan. Pemberian makanan yang terlalu banyak dapat membuat ikan mudah mati. 

Untuk dapat menetralkan kandungan kaporit dalam air di aquarium, dapat menggunakan sedikit zat klorin.


Perawatan Aquarium

Tentunya, air dalam aquarium harus senantiasa diganti secara teratur yaa? Pergantian air dalam aquarium  minimal sebulan sekali jika ukuran akuarium kecil. Namun jika akuaraium berukuran besar, maka bisa mengganti airnya dua atau tiga bulan sekali. Kebersihan air pada akuarium dapat menyebabkan ikan sehat dan tidak mudah mati. Bersihkan filter maksimal seminggu sekali, karena filter yang kotor akan menghambat laju semburan air, selain itu juga dapat membuat ikan cepat mati. Selain itu, gunakan selang berdiameter 1 cm dalam tahap ini.  Perlu diperhatikan bahwa sebelum menambahkan air yang baru, sisa kan air didalam aquarium sekitar 25% nya saja.

Apabila air yang digunakan adalah air PDAM, maka air tesebut harus diendapkan terlebih dahulu selama kira-kira 12 jam, dengan tujuan agar kandungan kaporit nya hilang. Pada saat membersihkan aquarium, bersihan juga kapas filter. Setelah air yang baru diisi pada aquarium tambahkan garam ikan sekitar 0,1% dari total air supaya terhindar dari penyakit ikan dan jamur. Tingkat keasaman yang baik adalah sekitar 7-8 PH, gunakan alat untuk mengetahui PH yaitu PH meter.

Nah, Uraian diatas semoga dapat membantu kalian yang mau coba memelihara ikan atau dapat juga menjadi referensi agar ikan dalam aquarium dapat tetap hidup dan tidah mudah mati. Semoga bermanfaat!
Salam Sukses!