Cara membuat MOL dari buah nanas cepat dan praktis

Dalam dunia pertanian, hal yang paling penting ketika kita melakukan budidaya tanaman adalah proses pemeliharaan nya yah? karena dari proses pemeliharaan yang baik akan dapat dihasilkan tanaman berkualitas yang dapat memberikan kepuasan tertentu bagi si penanam.

Pentingnya pemupukan sendiri bagi tanaman adalah menyediakan unsur hara yang diperlukan bagi tanaman untuk dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal. Jenis pupuk berdasarkan bahan penyusunnya adalah pupuk kimia, pupuk organik dan pupuk hayati.  Dalam penggunaan pupuk kimia untuk budidaya tanaman sangat diminati petani dalam usaha meningkatkan produktivitas tanaman karena pupuk kimia dapat menyediakan unsurhara yang diperlukan tanaman secara cepat dan dalam jumlah yang tidak banyak, para petani juga tidak harus repot-repot dalam membuatnya. 

Akan tetapi, penggunaan pupuk kimia secara  secara terus menerus tanpa diimbangi dengan pupuk organik dapat menyebabkan kadar bahan organik tanah menurun, struktur tanah rusak, dan mengakibatkan pencemaran lingkungan, dan jika hal ini terus berlanjut akan menurunkan kualitas tanah dan kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, selain menggunakan pupuk kimia, sebaiknya petani juga menggunakan pupuk organik untuk meningkatkan/mempertahankan kesuburan tanah. 

Kesempatan kali ini talita mau berbagi informasi dari pengalaman talita sewaktu menjalani magang di Teritip, Balikpapan. Kami belajar banyak hal seputar Agribisnis tanaman hortikultura. Ternyata ada teladan yang bagus juga dari petani sekaligus pembimbing kami disana, Beliau memberi kami pelajaran mengenai bagaimana memelihara tanaman yang baik. Salah satu nya adalah dengan mencukupi Nutrisi atau unsur hara nya. Mengingat pentingnya hal ini, kami pun diberitahu caranya membuat pupuk alami dengan memanfaatkan bahan-bahan dari alam.

Salah satu nya adalah MOL (Mikroorganisme Lokal ) yaitu pupuk yang memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dimanfaatkan menjadi pupuk sehingga tidak merusak lingkungan dan sangat baik bagi tanaman. MOL ini adalah induk untuk membuat pupuk organik. Istilah MOL atau kepanjangannya Mikro Organisme Lokal sudah banyak dikenal oleh kebanyakan orang terutama para petani yang mungkin sudah seringkali mendengarnya. Ada banyak sekali manfaat dari MOL ini yaitu diantaranya mudah dibuat dan mudah diaplikasikan. Cara dan metode pengembangan MOL pun bermacam-macam. Namun, kadang-kadang suatu resep MOL yang berhasil diterapkan di suatu tempat, seringkali kurang berhasil dilakukan di tempat lain. Meskipun demikian pembuatan MOL merupakan salah satu cara untuk membuat petani mandiri. Dengan memanfaatkan MOL ini para petani tidak perlu menggunakan pupuk kimia yang sebenarnya kurang baik bagi tanaman.

Adapun manfaat dan keuntungan dari pemanfaatan Mikroorganisme Lokal (MOL) yaitu sebagai berikut :

  • Dapat digunakan sebagai POC (Pupuk Organik Cair) 
  • Dapat digunakan sebagai dekomposer atau biang kompos untuk pembuatan kompos 
  • Dan juga  digunakan sebagai pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman 


Nah, untuk proses pembuatan nya sendiri kami memilih menggunakan buah nanas yang sudah busuk, mengapa kami memilih buah nanas? karena baunya tidak busuk dan masih mengeluarkan khas aroma nanas walaupun sudah tidak layak atau busuk.

Cara membuat MOL (Mikroorganisme Lokal) 

Adapun bahan-bahan yang dipersiapkan adalah sebagai berikut :

  • Buah Nanas 
  • Cairan EM-4
  • Air secukupnya bisa juga menggunakan air cucian beras 
Alat yang dibutuhkan yaitu :
  • Pisau
  • Alat pemeras atau bisa juga blender
  • Wadah besar
Proses pembuatan :


  1. Siapkan bahan utama yaitu buah nanas yang sudah tidak layak atau terlalu matang. Potonglah buah nanas kemudian hancurkan dan peras menggunakan blender atau alat semacamnya. 
  2. Ampas buah nanas masih dapat di peras hingga kandungan air dalam nanas benar-benar keluar. 
  3. Masukan hasil Air perasan buah nanas dalam wadah besar. Dan siapkan juga Cairan EM-4.
  4. Tambahkan Cairan buah nanas dan Cairan EM-4, kemudian aduk. Dapat menggunakan tangan saja agar cairan tercampur dengan merata. 
  5. Tambahkan air secukupnya, aduk kembali. 
  6. Terakhir tutup rapat dan simpan dalam ruangan sejuk, terhindar dari sinar matahari, diamkan selama seminggu. 
  7. Mol dari buah nanas sudah dapat digunakan.
Nah, mudah bukan? tidak perlu dengan biaya mahal kita dapat membuat sendiri pupuk organik untuk tanaman. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di alam, yang tidak mengandung bahan kimia dapat mengurangi pemberlakuan pupuk kimia yang sebenarnya tidak berdampak baik. Semoga Artikel ini bermanfaat!
Salam Sukses!