Penanganan panen dan pascapanen lada putih secara singkat

Penanganan pascapanen merupakan tahap selanjutnya setelah pemanenan. Tahap ini gak kalah penting yaa.. untuk dapat digunakan secara maksimal harus diolah terlebih dahulu. Begitu pula dengan tanaman lada, sebenarnya ada dua jenis penanganan pascapanen tanaman lada yaitu lada putih dan lada hitam. Tetapi yang akan kita bahas adalah khususnya cara panen dan pascapanen lada putih.. Yuk simak uraian dibawah ini :

PANEN DAN PERSIAPAN BAHAN
Hal yang perlu diperhatikan dalam pemanenan yaitu sebagai berikut :

  • Buah lada yang telah matang yang ditandai dengan buah biji lada yang telah berubah warna menjadi kemerahan.
  • Buah harus dipetik secara selektif.
  • Buah yang telah jatuh ketanah harus diambil secara terpisah dan tidak boleh dicampur dengan buah yang berasal dari pohon.
  • Pemetikan dilakukan dengan higienis/bersih.

PERONTOKAN DAN PENGAYAKAN
Perontokan buah lada dapat dilakukan dengan mempergunakan mesin atau secara manual. Perontokan harus dilakukan secara hati-hati supaya buah lada tidak rusak selama proses ini.

PERENDAMAN
Dalam proses perendaman harus dilakukan sampai kulit benar-benar lunak untuk memudahkan dalam proses pengupasan pada pemisahan kulit dari biji.

PENGUPASAN DAN PENCUCIAN
Proses pengupasan harus dilakukan dengan hati-hati agar biji lada tidak rusak. Yang paling baik pengupasan dilakukan di dalam air atau dengan air yang mengalir untuk mencegah perubahan warna sesudah pengupasan, kemudian biji lada harus dicuci bersih untuk menghilangkan sisa-sisa kulit sebelum proses pengeringan.

PENGERINGAN
Pengeringan dilakukan dibawah sinar matahari untuk mendapatkan warna putih kekuningan. Pastikan bahwa lada cukup kering, untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh jamur atau bahan-bahan kontaminan lainnya. Pengeringan juga dapat dilakukan dengan pengering rumah kaca/plastik menggunakan sinar matahari sebagai sumber panas untuk mempercepat proses pengeringan dan melindungi biji lada dari debu.

PEMBERSIHAN
Biji lada yang telah kering harus dipilih dan dibersihkan untuk memisahkan kulit atau benda asing lainnya yang masih tersisa.

PEMBUBUKAN
Dalam pembubukan lada, bahan yang digunakan adalah lada yang kering sempurna (kadar air sekitar 8-10%). Bahan kemudian digiling atau bisa juga ditumbuk menggunakan alat sederhana dengan ukuran 50-60 mesh dan dikemas dalam wadah yang kering.

PENGEMASAN
Bubuk lada putih dapat dikemas dalam kantong yang bersih dan cukup kering serta dapat dikemas dalam kantong yang dilapisi polythene untuk mencegah penyerapan air. Pengemasan dapat menggunakan berbagai variasi kemasan.

PENYIMPANAN
Ketika bubuk lada putih siap untuk disimpan, pastikan bahwa tempat tersebut bersih, kering, dengan ventilasi udara yang cukup, ditempat yang bebas dari hama seperti tikus dan serangga.

Yappp, itu adalah uraian singkat tentang penanganan panen dan pascapanen tanaman lada. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua!