Hewan yang membuat sarang dengan naluri

Hello guys,, ada info menarik nihh.. pada tau gak sih??? Ternyata beberapa hewan didunia ini memiliki kemampuan yang sangat unik lohh, beberapa dari mereka membuat sarang dengan naluri. Dibawah ini beberapa hewan yang menggunakan naluri mereka untuk membuat sarang. Dari mereka kita bisa belajar tentang ciptaan-ciptaan Tuhan yang begitu menakjubkan bahkan dimulai dari hewan-hewan ini. Setiap makhluk hidup memiliki keistimewaannya tersendiri, yukk simak...


BURUNG RANGKONG. Burung dari Asia dan Afrika. Si betina membawa tananh liat dan menemboki bagian depan lubang pada pohon yang berongga sampai ia bisa menyelinap masuk. Sijantan membawa lebih banyak tanah liat yang digunakan si betina untuk menutup lubang itu hingga yang terbuka hanya sebuah celah. Melalui celah itu, sijantan memberi makan sibetina dan anak-anak yang menetas.Sewaktu sijantan tidak lagi membawa cukup makanan, sibetina menerobos keluar, kali ini lubang itu diperbaiki oleh anak-anaknya, sedangkan kedua orang tua membawa makanan untuk mereka. Beberapa minggu kemudian, anak-anak burung itu merobohkan tembok dan meninggalkan sarang. Selain itu, sementara betina terkurung dan tidak terbang seluruh bulunya rontok dan bulu-bulu baru tumbuh. Bukankah hal itu membuktinya adanya suatu rancangan dan tujuan tertentu bagi sibetina?

BURUNG WALET. satu spesies walet membuat sarang dari air liurnya. Sebelum musim kawin dimulai, kalenjar airnya membengkak dan menghasilkan cairan yang lengket dan berlendir. Setelah itu, ia tahu secara naluri tahu apa yang harus dilakukan. Ia mengoleskan air liur itu pada permukaan tebing dan jika sudah mengeras, lebih banyak lapisan ditambahkan dan akhirnya sarang pun terbentuk seperti mangkuk dan selesai. Spesies walet lainnya membuat sarang yang ukurannya tidak lebih besar daripada sendok teh, menempelkannya pada daun pohon palem lalu melekatkan telur-telurnya disarang tesebut.

PENGUIN KAISAR. Hewan ini menjadikan tubuhnya sebagai sarang. Pada musim dingin di Antartika, sibetina bertelur dan pergi menangkap ikan selama dua sampai tiga bulan. Sijantan menaruh telur itu dibawah kakinya yang memiliki banyak pembuluh darah lalu menyelimutinya dengan kantong pengeraman yang menjuntai dari perutnya. Sang induk tidak melupakan sijantan dan anak-anaknya. Segera setelah telur menetas, sang induk kembali dengan perut penuh makanan yang ia muntahkan untuk mereka. Kemudian giliran sipejantan untuk pergi menangkap ikan sementara siinduk meletakkan anaknya dibawah kakinya dan menyelimutinya dengan kantong pengeraman.

BURUNG GEREJA. Hewan ini menggunakan rumput dan serabut lain untuk membuat sarang gantung. Mereka secara naluri menggunakan berbagai pola anyaman dan simpul. Burung gereja yang suka tinggal bersama-sama, membuat sarang yang mirip dengan rumah apartemen dengan atap jerami yang berdiameter 4,5 meter dicabang pohon yang kuat dan dibawah atap itu,banyak pasangan burung yang membuat sarang juga. Sarang-sarang baru ditambahkan sampai akhirnya ada lebih dari seratus sarang yang bernaung dibawah satu atap.
BURUNG CINENEN. Hewan ini berasal dari Asia Selatan dan sering disebut sebagai burung penjahit karena ia membuat benang dari kapas atau serat kulit kayu dan jaring laba-laba. Ia menyabung benang-benang pendek sampai pada akhirnya menjadi benang yang panjang. Dengan paruhnya ia membuat lubang-lubang disepanjang kedua tepi sebuah daun yang besar. Kemudian, dengan paruhnya yang berfungsi sebagai jarum, ia menyatukan kedua tepi daun tersebut dengan benang seperti kita mengikat tali sepatu. Benang yang sudah mau habis akan diikat menjadi simpul agar tidak lepas atau disambung kebenang yang baru untuk meneruskan jahitan. Dengan cara ini burung cinenen membuat daun yang lebar itu menjadi semacam mangkuk dan didalamnya ia membuat sarang.
Menarikk bukan??? sebenarnya gak hanya itu.. dibumi ini masih banyak lagi makhluk hidup yang memiliki keistimewaan yang gak terpikirkan oleh manusia. Ciptaan yang hebat pasti diciptakan oleh pribadi yang hebat bahkan sangat hebat pula, Mari bersyukur dan jangan lupa berterima kasih untuk hal yang dapat kita lihat dan rasakan...